Yuk Intip Apartemen Idaman Generasi Milenial

generasi milenial

Generasi milenial identik dengan gaya hidup urbanis. Generasi hal yang demikian cenderung lebih suka tinggal di tengah kota sebab lebih dinamis dan mempermudah mobilitas. Adapun, salah satu macam hunian yang disukai kaum milenial yakni apartemen yang lazimnya terletak strategis dan membutuhkan budget lebih rendah daripada membeli rumah.

Bicara desain interior apartemen, para milenial mempunyai kriteria tersendiri dalam memastikan alternatif. Via tulisan ini, Dekoruma akan membagikan 5 desain apartemen terbaik sebagai acuan untuk para milenial. Penasaran? Simak tulisan ini selengkapnya, ya!

Yuk kunjungi juga apartemen bagus di jakarta pusat

  1. Interior apartemen minim perabotan
    Interior apartemen bergaya minimalis benar-benar disukai kaum milenial sebab bisa mensupport gaya hidup serba praktis secara optimal. Via gaya hal yang demikian, fungsi apartemen yang luasnya terbatas bisa dihuni secara nyaman sebab cuma berisi perabotan yang diperlukan saja. Tidak sekedar membikin perawatan menjadi lebih praktis dan pesat, pemilihan interior apartemen minimalis memungkinkan para milenial untuk lebih gampang untuk berprofesi multitasking.

  2. Apartemen berkonsep open space
    Kemudahan multitasking salah satunya bisa dihasilkan via rancangan interior berkonsep open space. Bisa dipandang pada gambar, desain interior apartemen yang satu ini mengaitkan sejumlah ruangan seperti dapur dan ruang bersantai untuk mempermudah ruang gerak ketika berkegiatan. Tapi, perlu dilihat, kau sebaiknya menjalankan pembagian zona secara setara supaya nikmat diamati dan membikin tiap-tiap ruangan tampak sama luas.

  3. Apartemen dengan perabotan multifungsi
    Salah satu sistem untuk mengoptimalkan ruang apartemen yang imut yakni memilih furniture multifungsi. Kau dapat menerapkan furniture minimalis multifungsi seperti meja lipat, sofa lipat maupun daerah tidur dengan laci penyimpanan untuk menghemat ruang. Sementara bila kau membutuhkan kitchen set, kau dapat membuatnya secara custom via pakar khusus sehingga lebih bisa disesuaikan dengan luas apartemen.

  4. Apartemen dengan dekorasi personal
    Walaupun mengusung desain interior minimalis, bukan berarti kau tidak bisa memberikan sentuhan personal di dalam hunianmu. Kau dapat menghias apartemen dengan dekorasi personal seperti lukisan, kolase foto maupun aneka tumbuhan sebagai ciri khas yang mencerminkan karaktermu sebagai pemilik apartemen. Tentu saja, keterlibatan dekorasi personal ini akan membuatmu lebih nyaman untuk tinggal, serta memberikan kesan atraktif dan cantik.

  5. Apartemen futuristik hemat daya
    Kecenderungan milenial yang tumbuh di era teknologi juga memberi pengaruh konsep daerah tinggal yang dipilihnya. Karenanya, tidak ada salahnya untuk menerapkan aneka perlengkapan berkonsep smart living seperti lampu, Televisi maupun AC yang bisa terkoneksi dengan bisa dan smart phone. Kecuali bisa dioperasikan secara gampang, perangkat gampang hal yang demikian juga cenderung hemat daya sebab bisa bisa otomatis dan gampang ketika ketika tak.


    yuk tengok apartemen mewah dan bagus di menteng

Arti Dari Warna Helm Safety Proyek Yang Harus Kamu Tahu

Indonesia sebagai negara berkembang saat ini sedang memasuki era pembangunan infrastruktur dengan tujuan mensejahterakan kehidupan bagi rakyatnya. Bagi para masyarakat tentu sering kali mengamati para pekerja kontruksi yang dimana mereka menggunakan helm safety disaat bekerja. Setiap pekerja kontruksi maupun untuk tamu yang hanya sekadar berkunjung diharuskan untuk menggunakan helm safety tersebut.

Memang pada kenyataannya hal ini belum diterapkan oleh seluruh kontraktor atau pemborong khususnya mereka yang kurang peduli, namun menggunakan helm safety di lokasi proyek itu sesungguhnya adalah wajib sesuai dengan UU ketenaga kerjaan di Indonesia karena ini terkait dengan keselamatan hidup seseorang seperti halnya keharusan menggunakan helm safety pada saat mengendarai kendaraan bermotor.

Simak Juga: Kacamata Safety

Tujuan utama diterapkannya helm safety atau sering kali disebut helm proyek adalah untuk melindungi jatuhan material dari atas disaat para pekerja bekerja. Tentu akan sangat membahayakan seandainya disaat sedang bekerja tiba-tiba karena tertiup angin atau mungkin karena pekerja yang bekerja dibagian atas secara tidak sengaja menjatuhkan peralatan yang digunakan mereka seperti mur baut tang dan sebagainya. Bisa langsung mengenai kepala yang tidak terlindungi.

Rupanya warna helm ini juga memiliki artinya yang menggambarkan posisi atau peranan orang tersebut dalam proyek tersebut. Jadi tidak hanya asal-asalan dalam memilih warna helm proyek disaat berada di lokasi proyek sesuai keinginan pemakai. Ada peraturan mengenai kode warna helm proyek tapi peraturan ini tidak berlaku secara umum di seluruh negara atau perusahaan. Adapun arti dari beberapa warna Helm Proyek sebagai berikut:

  1. Helm Putih
    Orang-orang yang menggunakan helm safety dengan warna putih mereka umumnya adalah para manajer proyek, pengawas pada proyek tersebut, para insinyur dan juga mandor. Ini kasta tertinggi dalam suatu proyek. Mereka yang bertanggung jawab atas segala sesuatu mengenai pengerjaan proyek tersebut.
  2. Helm Kuning
    Helm yang paling banyak pemakainya ini seandainya kalian berada di suatu proyek umumnya digunakan oleh pekerja umum atau buruh, warna ini tergolong cukup mencolok. Dengan warna yang mencolok mereka akan lebih mudah terlihat jika ada kendaraan yang lewat di area proyek. Sehingga diharapkan resiko kecelakaan dapat diminimalisir.
  3. Helm Biru
    Helm dengan warna biru ini umumnya dipakai oleh site supersivor, elektrikal contraktor, pengawas sementara, tapi kenyataannya di lapangan helm ini lebih sering kali dipakai oleh operator alat-alat berat seperti forklift, bulldozer, crane.
  4. Helm Hijau
    Beberapa pekerja proyek mungkin ada sebagian orang yang sedang membersihkan sampah-sampah di zona proyek, untuk itu mereka menggunakan helm berwana hijau yang umumnya dipakai untuk petugas cleaning dan lingkungan. Alasan menggunakan helm warna ini mungkin sesuai slogan mereka yaitu “Go Green”
  5. Helm Pink
    Untuk warna pink, ini umumnya digunakan para pekerja baru atau untuk anak-anak magang.
  6. Helm Orange
    Untuk para tamu perusahaan atau tamu dari luar yang datang meninjau lokasi proyek umumnya mereka diberikan helm safety yang berwarna oranye
  7. Helm Merah
    Helm yang dapat dibilang paling sedikit tapi perannya sungguh besar untuk pekerjaan proyek. Helm safety ini digunakan oleh petugas Safety yang bertugas untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja bagi seluruh pekerja yang ada di proyek tersebut.

Mengingat tingginya angka kecelakaan kerja proyek akibat kurangnya kesadaran mengenai keselamatan kesehatan kerja di ruang lingkup proyek di negara ini. Maka dari itu kita harus senantiasa menanamkan budaya disiplin terhadap kesehatan keselamatan kerja (K3) disaat sedang melakukan pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga: Alat Keselamatan Kerja

Pengetahuan Seputar Kurikulum Cambridge

Kurikulum Cambridge awalnya berasal dari Inggris, dikembangkan oleh University of Cambridge untuk mengakomodir siswa internasional. Kurikulum Cambridge dibagi menjadi 4 tingkatan, yaitu:

1. Cambridge International Primary Program (CIPP): Tahapan primary atau berimbang dengan tingkatan SD selama 6 tahun. Usia 5 – 11 tahun.
Mempelajari bidang akademis bahasa Inggris, matematika, dan sains melewati jenjang-jenjang yang dibentuk menurut kemampuan dasar anak pada saat itu.

2. Lower Secondary Program atau Cambridge Secondary 1 (setara dengan kelas VII dan VIII) selama 2 tahun. Usia 11 – 14 tahun.
Meneruskan bidang pelajaran dari pembelajaran dasar (bahasa Inggris, matematika, dan sains), dan ditambah dengan persiapan anak untuk mencapai IGCSE atau O Tahapan.

Kunjungi Juga: International School Jakarta

3. Middle Secondary atau Cambridge Secondary 2: IGCSE atau Cambridge ‘O’ Tahapan (setara dengan kelas IX dan X) selama 2 tahun. Usia 14 – 16 tahun.
Tahap ini familiar dengan kurikulum International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) atau O jenjang. Siswa yang hendak melanjutkan pengajaran ke tingkat lebih tinggi semestinya melewati ujian IGCSE atau O jenjang. Kualifikasi O jenjang khususnya dirancang untuk peserta didik yang bahasa utamanya adalah bahasa Inggris. Siswa bisa memilih mata pembelajaran yang diminati dalam persiapan menuju A jenjang serta membekali kemampuan untuk bekerja nantinya.

4. Upper Secondary atau Cambridge Advanced: Cambridge International “AS” Tahapan dan “A” Jenjang, atau Cambridge Pre-University yang setara dengan kelas XI dan XII. Jenjang ini diperuntukkan bagi peserta ajar berusia 16 sampai 19 tahun.
Cambridge International Advanced Subsidiary Jenjang (“AS” Jenjang) adalah program studi yang umumnya berlangsung selama 1 tahun.
Sedangkan Cambridge International Advanced Tahapan (“A” Jenjang) umumnyanya berlangsung 2 tahun.
Kualifikasi Internasional A Jenjang, dibutuhkan untuk melanjutkan pengajaran ke universitas di seluruh dunia. Kelulusan ujian A jenjang adalah bukti kemampuan akademik untuk melanjutkan studi ke universitas yang mendapatkan kurikulum Cambridge. Sedikitnya dibutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk mempersiapkan siswa supaya bisa memecahkan level A jenjang. Pada tahap ini siswa bebas memilih mata pembelajaran yang diminati sesuai kemampuan mereka.

Karakter kurikulum Cambridge adalah kontekstual dan mendalam, tidak banyak teori apalagi hitung-hitungan selain pada tingkatan pre-university yakni ‘AS’ dan ‘A’ Jenjang.

Level kedalaman konten materi, Cambridge ‘O’ Jenjang sama dengan Cambridge IGCSE. Level saja, Cambridge ‘O’ Jenjang diterapkan di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, walaupun Cambridge IGCSE diterapkan di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama seperti Indonesia. Jadi, bahasa Inggris yang diterapkan pada IGCSE lebih mudah dibandingkan dengan ‘O’ Jenjang.

Baca Juga: Sekolah di BSD

Cambridge ‘IGSE’ jenjang atau ‘O’ jenjang diklaim sebagai salah satu kurikulum tertua di dunia. Juga diklaim sebagai provider ijasah terbesar di dunia dengan 9000 sekolah di 160 negara di dunia.

Kurikulum internasional yang ditawarkan Cambridge tetap memperhatikan aspek kelokalan Negara tempat sekolah berdiri, contohnya di Indonesia.

Salah satu keunggulan dari kurikulum ini adalah melatih siswa berpikir kritis, analisa, sampai termasuk kemampuan presentasi dan menuntaskan persoalan. Sehingga, diharapkan para siswa menjadi lebih percaya diri dalam berdiskusi di depan umum.
Siswa sungguh-sungguh didukung untuk menyampaikan anggapan dan berargumentasi dalam pembicaraan-pembicaraan seputar masalah-masalah sosial.

Materi-materinya sudah dipilih dengan tepat sehingga menarik dan dapat menambah pengetahuan siswa. Di saat pelajaran mendengarkan (listening), siswa diajak memperdengarkan presentasi mengenai kehidupan hewan tertentu atau seputar fenomena tsunami contohnya, atau seputar kerusakan mangrove.
Saat belajar membaca, siswa diajak merasakan keindahan alam di suatu Negara dengan keunikannya.

Pada bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam, siswa disediakan rumus-rumus dasar dan boleh menggunakan kalkulator, agar siswa lebih focus untuk belajar pemecahan masalah, logika, nalar, dan analisis.

Simak Juga: IB School Jakarta

Kurikulum Cambridge menolong siswa dalam pengembangan intelektual, kepribadian, emosionil, dan kesanggupan bersosialisasi.

Karena berasal dari negara barat, kurikulum ini mempunyai kecenderungan materialistis dan menjauhkan anak dari etika ketimuran. Walau demikian, kurikulum ini mengajari juga pembelajaran bahasa Arab dan pengajaran Al-Quran.

Kurikulum ini juga merupakan salah satu alternatif bagi home schooling, dimana ujiannya dapat dijalankan di Cambridge centers di tempat terdekat. Di Jakarta telah terdapat beberapa Cambridge centers, disana anak-anak home schooling dapat melakukan ujian untuk menerima sertifikat.

Cambridge Curriculum ini tidak layak bagi siswa yang berorientasi untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

Cek Juga: Sekolah Internasional di Jakarta